Dari Swasembada Pangan hingga Inovasi Global: Sinergi Pemerintah, Inovasi Industri, dan Eksistensi Produk Lokal di Indolivestock Expo & Forum 2026

Pada hari Kamis, 18 Juni 2026, Badan Penerbitan Pers Mahasiswa (BPPM) Gallusia Fakultas Peternakan UGM berkesempatan untuk hadir dan meliput langsung ajang bergengsi Indolivestock 2026 Expo and Forum. Bertempat di Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) PIK 2 Tangerang, Gallusia menerjunkan dua delegasinya untuk menggali berbagai informasi dari rangkaian pameran dan seminar berskala internasional ini. Acara ini berlangsung meriah dengan melibatkan sekitar kurang lebih 540 eksibitor dari 40 negara di seluruh dunia yang memamerkan ragam kemajuan teknologi dan inovasi terbaru di industri peternakan baik pakan, produksi, maupun hasil olahan.

Dalam kegiatan liputan, delegasi Gallusia turut menghadiri sesi seminar dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI yang diisi oleh Abdul Muthalib, S. Pt. dan Ir. Nurhidayat. Seminar ini menyoroti isu strategis terkait kemitraan petani sawit rakyat yang diintegrasikan dengan sektor peternakan. Pada kesempatan tersebut, Kementan RI memaparkan langkah kolaboratifnya bersama PT Palma untuk mendorong percepatan swasembada pangan. Adanya program kolaborasi ini diharapkan kedepan kemitraan sawit rakyat berbasis pendampingan berkelanjutan mampu mengoptimalkan potensi sektor peternakan nasional.

Selain mendalami gagasan kritis di ruang seminar, delegasi juga mengeksplorasi berbagai booth pameran yang menawarkan inovasi menarik. Beberapa di antaranya adalah booth Asosiasi Ahli Nutrisi Ternak Indonesia (AINI), Indogeomembrane, hingga Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dinakkeswan) NTB. Secara khusus, Dinakkeswan NTB unjuk gigi dengan membawa produk-produk khas daerah seperti susu kuda liar Sumbawa, ayam taliwang instan, dan sate rembiga, agar semakin dikenal oleh masyarakat luas maupun wisatawan. Tidak hanya dipenuhi oleh perusahaan besar, pameran ini juga diramaikan oleh partisipasi dari  perguruan tinggi negeri seperti Universitas Padjadjaran dan Universitas Jenderal Soedirman.

Kemegahan serta inovasi yang disuguhkan dalam Indolivestock 2026 ini nyatanya mampu mendisrupsi pandangan konvensional masyarakat tentang dunia peternakan. Hal ini turut diamini oleh salah satu visitor Indolivestock 2026 Expo & Forum, Naufal, mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor angkatan 2024, yang mengaku sangat terkesan dengan perkembangan teknologi peternakan yang semakin modern. Melalui agenda liputan ini, diharapkan program serupa dari BPPM Gallusia dapat terus berjalan secara konsisten. Langkah ini menjadi sangat krusial agar para mahasiswa, khususnya di Fakultas Peternakan UGM, dapat memperluas wawasan seluas samudra dan lebih mengarungi perusahaan-perusahaan maupun pihak-pihak yang berorientasi pada industri peternakan masa depan.

Share the Post:

Related Posts